Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 November 2016

ALASAN WAJIB BELAJAR BHS INGGRIS

Belajar Bahasa Inggris Online
Selasa, Mei 24
Artikel
Ada beberapa alasan mengapa banyak siswa “harus” belajar Bahasa Inggris. Alasan-alasan ini sepatutnya bisa membuat siswa menjadi lebih termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Jika anda adalah salah satu siswa tersebut, alangkah baiknya dan mulianya jika anda membaca berbagai alasan belajar Bahasa Inggris ini.

Seandainya alasan belajar Bahasa Inggris hanyalah karena Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa Internasional, hmm, basi..... Madingnya sudah siap terbit!!! (upss... kok jadi AADC ya xixixi). Lanjut... meskipun jumlahnya tidak sebanyak “kosakata” yang tertera dalam Kamus, setidaknya alasan-alasan ini bisa mewakili ribuan alasan lainnya. Yuk kita simak saja langsung “reasons” mengapa anda belajar Bahasa Inggris di bawah ini.

PERTANYAAN : WHY DO YOU HAVE TO LEARN ENGLISH? (MENGAPA ANDA HARUS BELAJAR BAHASA INGGRIS?)

JAWABAN : BECAUSE (KARENA . . .)
  1. I want to get good marks in English tests and improve my evaluation in the school report (Saya ingin mendapatkan nilai yang bagus dalam tes Bahasa Inggris dan ingin meningkatkan nilai rapor sekolah saya)
  2. I want to be able to understand English movies and TV programmes without looking at subtitles. (Saya ingin memahami film dan program TV berbahasa Inggris tanpa melihat terjemahan subtitle berbahasa Indonesia)
  3. I want to enter a secondary school or a university of my choice. (Saya ingin masuk sekolah / universitas pilihan saya)
  4. I want to be able to read English books and magazines with ease. (Saya ingin bisa membaca buku dan majalah berbahasa Inggris dengan mudah)
  5. I want to study at a school or a university in a foreign country if I have a chance. (Saya ingin belajar di sekolah / universitas luar negeri jika saya memiliki kesempatan)
  6. I want to make friends with people living in foreign countries by exchanging letters and e-mails.(Saya ingin berteman dengan orang yang hidup di luar negeri dengan saling bertukar surat dan e-mail)
  7. I want to get a nice job with good salaries and good working conditions. (Saya ingin mendapatkan pekerjaan yang enak dengan gaji yang “sesuai” dan kondisi kerja yang baik)
  8. I want to be able to communicate freely in English with people from different countries. (Saya ingin bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara bebas dengan orang-orang dari negara-negara yang berbeda)
  9. I want to get a job in which I can use my English. (Saya ingin mendapatkan pekerjaan yang bisa memanfaatkan Bahasa Inggris yang saya miliki)
  10. I want to learn about the lifestyles and customs in foreign countries such as England and America.(Saya ingin mempelajari gaya hidup dan adat istiadat di luar negeri seperti Inggris dan Amerika)
  11. I want to work either for an international organisation or for a global company. (Saya ingin bekerja di organisasi internasional atau perusahaan global)
  12. I want to know how the English language reflects the way of thinking of English-speaking people. (Saya ingin mengetahui bagaimana gambaran Bahasa Inggris mempengaruhi cara pandang orang-orang yang yang berbicara dengan Bahasa Inggris)
  13. I want to get married with foreign celebrity. (Saya ingin menikah dengan artis luar negeri)

alasan wajib belajar
Bagi saya pribadi, alasan nomor 13 adalah alasan paling unik meski tantangannya begitu sangat berat dan hebat. Namun, tidak ada salahnya kita memiliki alasan, bukan?
 
Bagi anda, dari sekian 13 Alasan di atas, apakah salah satunya / salah dua / salah tiga / salah semuanya (huhuhuhu) menjadi alasan mengapa anda belajar Bahasa Inggris. Jika ada, coba sebutkan, nomor berapakah pilihan anda?
 
Jika daftar di atas tidak ada satupun yang sesuai dengan jawaban anda, silahkan sebutkan alasan lain mengapa anda harus mempelajari Bahasa Inggris agar setidaknya semakin banyak alasan mengapa “kita” harus “bisa” Bahasa Inggris, oke bro and sist.
 
Sekian saja tulisan mengenai berbagai alasan “wajib” mengapa anda harus mempelajari Bahasa Inggris. Jika ada kesalahan mengenai “terjemahan” atau bagian dalam tulisan ini, silahkan berikan kritik yang membangun demi kebaikan kita bersama.


Sumber ENGLISHINDO.COM Referensi Belajar Bahasa Inggris Online: http://www.englishindo.com/2013/09/alasan-belajar-bahasa-inggris.html#ixzz4RCRHcd2M
Read more

Sabtu, 26 November 2016

Pelajaran Sulit dalam Grammar

Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah tingkat menengah atau bahkan di tingkat perguruan tinggi pasti tidak akan lepas dengan materi belajar grammar. Anggapan bahwa grammar sebagai salah satu tolak ukur bisa atau tidaknya seseorang dalam bahasa Inggris membuat setiap orang yang mempelajari bahasa Inggris mau tidak mau harus memahami grammar.

Sampai tingkat internasional sekalipun, grammar menjadi bahan perbincangan banyak orang. Jika anda pernah mengikuti TOEFL atau tes sejenisnya, mungkin anda tak akan pernah terkejut bahwa soal grammar masih saja dijadikan soal yang harus dijawab dengan benar. Namun bagi anda yang belum pernah mengikuti TOEFL, maka bersiaplah untuk saat ini mencoba untuk tidak membenci grammar :D.
 
Dengan tidak membenci grammar itulah, anda memiliki kesempatan untuk bisa memahami grammar dengan baik dan benar. Tanpa kecintaan akan materi pelajaran ini, anda pasti mendapatkan banyak rintangan mempelajarinya; jika tidak percaya, buktikan saja.
 
Bagi anda sobat semua yang sudah sangat mahir memahami grammar pasti tahu persis pelajaran paling sulit dalam grammar, bukankah anda juga tahu? Jika ada di antara sobat sekalian ada yang belum mengetahui pelajaran paling sulit dalam Grammar, coba tanyakan pada kawan anda yang sudah mahir dalam grammar. Apakah sama dengan yang saya sulitkan?
 
Bagi saya pribadi yang masih belum memahami grammar sepenuhnya, pelajaran grammar paling sulit dipahami dan paling sering lupa adalah SUBJECT VERB AGREEMENT dan CLAUSE (Abridgement, Omitting, Reducing dkk). Entahlah, kedua pelajaran tersebut terlihat dalam bungkusan sederhana, namun ketika bungkusnya dibuka ternyata banyak sekali pelajaran lain yang harus diuraikan dengan lebih jelas lagi. Maka dari itu, saya terus selalu mencoba memahaminya dengan penuh kecintaan :D
 

Mengapa tidak ada pelajaran TENSES?


Jika anda sadar, tenses itu sebenarnya masuk dalam kategori pelajaran Verb (kata kerja). Jadi, secara tidak langsung, tenses sudah termasuk dalam pelajaran SUBJECT VERB AGREEMENT. Apakah sulit dipelajari? Tentu saja, perlu banyak latihan agar bisa dipahami dengan baik. Jangan pernah hafalkan rumus tenses, karena hal tersebut bisa membuat otak anda ribut saja. Sering menjawab soal tenses adalah hal paling terbaik agar bisa menguasai tenses. Tidak percaya juga? Terserah sobat saja, toh otak-otak anda :D
 
Sebenarnya masih ada lagi satu pelajaran grammar paling saya sulitkan, karena sampai saat ini belum juga dikuasai. Apakah itu? Hmm… rahasia… saya saja tidak yakin seorang professor ilmu bahasa bisa sepenuhnya menguasainya, karena itu biarlah jadi rahasia.. jika anda tekun, pasti anda menemukannya.
 
Ingat grammar jadi saya ingat beberapa waktu lalu ada seorang kawan di FanPage facebook yang menanyakan susunan materi grammar dari tingkat dasar hingga tingkat tinggi. Hmm… sungguh kawan tersebut pasti memiliki kecintaan akan grammar yang begitu luar biasa. Semoga saja ia bisa melewati semua rintangan pelajaran grammar dengan mudah, dan juga bisa menemukan pelajaran paling sulit dalam grammar…. Begitu juga anda.


Sumber ENGLISHINDO.COM Referensi Belajar Bahasa Inggris Online: http://www.englishindo.com/2012/09/pelajaran-paling-sulit-dalam-grammar.html#ixzz4R8MsXOd4
Read more

Senin, 07 November 2016

KATA MUTIARA

Seperti sebelumnya, mungkin ini hanya sebatas catatan kecil tentang pendidikan, meski anda menganggap ini adalah kata-kata mutiara tentang pendidikan. Oleh karena itu, jangan berlama-lama lagi, mari kita lihat kata mutiara pendidikan – Bahasa Inggris dan Terjemahannya di bawah ini:

1. No man who worships education has got the best out of education.... Without a gentle contempt for education no man's education is complete.  ~G.K. Chesterton
Tidak ada manusia yang menyembah pendidikan mendapatkan hasil terbaik dalam pendidikan… Tidak ada pendidikan manusia yang sempurna tanpa melawan pendidikan.
2. The aim of education should be to teach us rather how to think, than what to think - rather to improve our minds, so as to enable us to think for ourselves, than to load the memory with thoughts of other men.  ~Bill Beattie
Tujuan pendidikan harusnya untuk mengajarkan kita cara bagaimana berpikir, daripada mengajarkan apa yang harus dipikirkan – mengajarkan memperbaiki otak kita sehingga membuat kita bisa berpikir untuk diri sendiri, daripada membebani memori otak kita dengan pemikiran orang lain.
3. The whole purpose of education is to turn mirrors into windows.  ~Sydney J. Harris
Seluruh tujuan pendidikan adalah untuk mengganti cermin menjadi jendela.
4. Education is what remains after one has forgotten what one has learned in school.  ~Albert Einstein
Pendidikan itu apa yang ada setelah seorang lupa akan apa yang ia pelajari di sekolah.
5. The school is the last expenditure upon which America should be willing to economize.  ~Franklin D. Roosevelt
Sekolah adalah pengeluaran biaya terakhir Amerika meski sedang menghemat.
6. An educational system isn't worth a great deal if it teaches young people how to make a living but doesn't teach them how to make a life.  ~Author Unknown
 7. It is a thousand times better to have common sense without education than to have education without common sense.  ~Robert G. Ingersoll
 Lebih baik ribuan kali masuk akal tanpa pendidikan dari pada pendidikan tanpa masuk akal.
8. Education... has produced a vast population able to read but unable to distinguish what is worth reading.  ~G.M. Trevelyan
Pendidikan telah menciptakan populasi yang luas, yang dapat membaca tapi tidak bisa membedakan apa yang pantas dibaca.
9. To the uneducated, an A is just three sticks.  ~A.A. Milne
Bagi orang yang tidak berpendidikan, huruf A hanyalah sebuah tiga garis.
10. Nations have recently been led to borrow billions for war; no nation has ever borrowed largely for education.  Probably, no nation is rich enough to pay for both war and civilization.  We must make our choice; we cannot have both.  ~Abraham Flexner
Negara-negara akhir-akhir ini meminjam jutaan uang untuk perang; tidak ada negara yang pernah meminjam uang banyak untuk pendidikan. Mungkin, tidak ada negara yang cukup kaya untuk meminjamkan perang ataupun paradaban. Kita harus memilih; tidak bisa kita memilih kedua-duanya.
11 The object of education is to prepare the young to educate themselves throughout their lives. ~Robert Maynard Hutchins
Tujuan pendidikan itu untuk menyiapkan anak muda agar bisa mendidik dirinya sendiri sepanjang hidupnya.
12. He who opens a school door, closes a prison. ~Victor Hugo
Manusia yang membuka pintu sekolah itu menutup pintu penjara.
13. Every time you stop a school, you will have to build a jail.  What you gain at one end you lose at the other.  It's like feeding a dog on his own tail.  It won't fatten the dog.  ~Mark Twain
Setiap kali kau menutup sekolah, kau mungkin harus membangun penjara. Apa yang kau dapat pada satu masa, kau harus kehilangan masa yang lain. Seperti memberi makan anjing pada ekornya. Hal tersebut tidak akan membuat gemuk anjing.
14. My idea of education is to unsettle the minds of the young and inflame their intellects.  ~Robert Maynard Hutchins
Ide saya tentang pendidikan adalah menggangu ketenangan pikiran anak dan membuat pikiran mereka bergelora.
15. Education is a progressive discovery of our own ignorance.  ~Will Durant
Pendidikan adalah penemuan terbesar dalam kebodohan kita sendiri.
16. Why should society feel responsible only for the education of children, and not for the education of all adults of every age?  ~Erich Fromm
Mengapa masyarakat bertanggung jawab hanya pada pendidikan anak, dan tidak bertanggung jawa pada pendidikan orang dewasa?
17. Education would be much more effective if its purpose was to ensure that by the time they leave school every boy and girl should know how much they do not know, and be imbued with a lifelong desire to know it.  ~William Haley
Pendidikan akan lebih efektif jika tujuannya adalah meyakinkan bahwa menjelang mereka lulu sekolah, setiap siswa harus tahu seberapa banyak mereka tidak tahu, dan mereka harus diilhami dengan keinginan abadi untuk mengetahuinya.
18. I read Shakespeare and the Bible, and I can shoot dice.  That's what I call a liberal education.  ~Tallulah Bankhead
Saya membaca karya Shakespeare dan Injil, dan saya bisa berjudi. Itulah apa yang disebut pendidikan liberal.
19.  A child educated only at school is an uneducated child.  ~George Santayana
Anak yang dididik hanya di sekolah adalah anak yang tidak berpendidikan.
20. Education's purpose is to replace an empty mind with an open one.  ~Malcolm S. Forbes
Tujuan pendidikan adalah untuk mengganti pikiran yang kosong menjadi pikiran yang terbuka.
21. Education is an admirable thing, but it is well to remember from time to time that nothing worth knowing can be taught.  ~Oscar Wilde, "The Critic as Artist," 1890
Pendidikan adalah hal yang dipuja-puja, tapi harus diingat bahwa dari waktu ke waktu hal yang pantas diketahui itu tidak dapat diajarkan.
22. If I had learned education I would not have had time to learn anything else.  ~Cornelius Vanderbilt
Jika saya dulu berpendidikan saya akan memiliki waktu untuk mempelajari yang lainnya.


kata kata mutiara tentang pendidikan

23. Education is an ornament in prosperity and a refuge in adversity.  ~Aristotle
Pendidikan itu sebuah perhiasan dalam kemakmuran dan tempat bernaung dalam kesengsaraan.



Sumber ENGLISHINDO.COM Referensi Belajar Bahasa Inggris Online: http://www.englishindo.com/2011/11/kata-mutiara-pendidikan-bahasa-inggris.html#ixzz4PKshra00
Read more

Rabu, 02 November 2016

Motivasi dalam Belajar



Dalam dunia pendidikan, terutama dalam kegiatan belajar, seperti yang sudah saya bahas dalam tulisan terdahulu, bahwa kelangsungan dan keberhasilan proses belajar mengajar bukan hanya dipengaruhi oleh faktor intelektual saja, melainkan juga oleh faktor-faktor nonintelektual lain yang tidak kalah penting dalam menentukan hasil belajar seseorang, salah satunya adalah kemampuan seseorang siswa untuk memotivasi dirinya. Mengutip pendapat Daniel Goleman (2004: 44), kecerdasan intelektual (IQ) hanya menyumbang 20% bagi kesuksesan, sedangkan 80% adalah sumbangan faktor kekuatan-kekuatan lain, diantaranya adalah kecerdasan emosional atau Emotional Quotient (EQ) yakni kemampuan memotivasi diri sendiri, mengatasi frustasi, mengontrol desakan hati, mengatur suasana hati (mood), berempati serta kemampuan bekerja sama.
Motivasi sangat penting artinya dalam kegiatan belajar, sebab adanya motivasi mendorong semangat belajar dan sebaliknya kurang adanya motivasi akan melemahkan semangat belajar. Motivasi merupakan syarat mutlak dalam belajar; seorang siswa yang belajar tanpa motivasi (atau kurang motivasi) tidak akan berhasil dengan maksimal.
Motivasi memegang peranan yang amat penting dalam belajar, Maslow (1945) dengan teori kebutuhannya, menggambarkan hubungan hirarkhis dan berbagai kebutuhan, di ranah kebutuhan pertama merupakan dasar untuk timbul kebutuhan berikutnya. Jika kebutuhan pertama telah terpuaskan, barulah manusia mulai ada keinginan untuk memuaskan kebutuhan yang selanjutnya. Pada kondisi tertentu akan timbul kebutuhan yang tumpang tindih, contohnya adalah orang ingin makan bukan karena lapar tetapi karena ada kebutuhan lain yang mendorongnya. Jika suatu kebutuhan telah terpenuhi atau perpuaskan, itu tidak berarti bahwa kebutuhan tesebut tidak akan muncul lagi untuk selamanya, tetapi kepuasan itu hanya untuk sementara waktu saja. Manusia yang dikuasai oleh kebutuhan yang tidak terpuaskan akan termotivasi untuk melakukan kegiatan guna memuaskan kebutuhan tersebut (Maslow, 1954).
Dalam implikasinya pada dunia belajar, siswa atau pelajar yang lapar tidak akan termotivasi secara penuh dalam belajar. Setelah kebutuhan yang bersifat fisik terpenuhi, maka meningkat pada kebutuhan tingkat berikutnya adalah rasa aman. Sebagai contoh adalah seorang siswa yang merasa terancam atau dikucilkan baik oleh siswa lain mapun gurunya, maka ia tidak akan termotivasi dengan baik dalam belajar. Ada kebutuhan yang disebut harga diri, yaitu kebutuhan untuk merasa dipentingkan dan dihargai. Seseorang siswa yang telah terpenuhi kebutuhan harga dirinya, maka dia akan percaya diri, merasa berharga, marasa kuat, merasa mampu/bisa, merasa berguna dalam didupnya. Kebutuhan yang paling utama atau tertinggi yaitu jika seluruh kebutuhan secara individu terpenuhi maka akan merasa bebas untuk menampilkan seluruh potensinya secara penuh. Dasarnya untuk mengaktualisasikan sendiri meliputi kebutuhan menjadi tahu, mengerti untuk memuaskan aspek-aspek kognitif yang paling mendasar.

Sumber : http://nadhirin.blogspot.co.id/
Read more